Penghuni Rumah Angker di Karawang

Penghuni Rumah Angker di Karawang-Cerita ini terjadi sekitar tahun 2009 yang lalu ketika saya dan istri saya masih tinggal di karawang jawa barat, Saat itu kami ingin pindah dari kost-kosan ke perumahan dan setelah cari kesana sini akhirnya saya dapat rumah yang mau dikontrakkan didaerah klari, tepatnya diperumahan xxxxxxxx.
Sebenarnya tetangga-tetangga rumah yang ada disekitar rumah itu sudah memperingatkan saya untuk mencari kontrakan yang lain saja, Entah apa alasannya kenapa mereka bilang seperti itu, Tetapi karena harga sewa yang saat itu sangat murah dan lebih dekat dengan tempat kerja saya jadinya saya tetap memutuskan untuk mengontrak rumah tersebut.
Penghuni Rumah Angker di Karawang

Suasana disekitar rumah itu memang terbilang sepi, selain dkanan kirinya sudah tidak ada rumah karena sudah pada hancur bangunannya, tepat 200 meter dibelakang rumah tersebut adalah pemakaman umum.

Tepat pukul 5 sore saya mendapatkan kunci rumah tersebut setelah transaksi pembayaran dilunasi untuk 1 tahun kedepan, Saat itu juga saya langsung siapkan alat-alat kebersihan untuk membersihkan rumah tersebut karena kata pemilik rumah, rumah tersebut sudah 1 tahun lebih tidak berpenghuni setelah penyewa rumah sebelum saya meninggalkan rumah tersebut sebelum habis masa kontraknya, Begitu saya masuk kedalam rumah tersebut bulu kuduk saya langsung merinding bahkan saat saya menulis tulisan ini pun ikut merinding bulu kuduk saya karena teringat berbagai kejadian-kejadian mistis yang saya alami dirumah tersebut, Meski perasaan saya saat itu diselimuti pikiran yang negatif, saya tetep melanjutkan niat saya untuk membersihkan rumah tersebut meski hari sudah hampir menjelang adzan maghrib.

Sambil membaca ayat-ayat kursi untuk menghilangkan rasa takut saya, saya tetap membersihkan rumah tersebut. Tapi ada hal yang aneh ketika saya membuka pintu kamar tidur utama yang letaknya dekat dengan kamar mandi, Dalam kamar tersebut suasana dingin dan lembab sangat kental sekali dan bulu kuduk saya semakin merinding dibuatnya.

Saya merasakan tidak sendirian didalam kamar tersebut meski kenyataanya memang sendirian, Baru sekitar 5 menit saya menginjakkan kaki saya didalam kamar tersebut sudah terjadi hal yang ganjil, ketika saya melirik ke luar kamar yang memang didapan kamar tersebut adalah kamar mandi saya melihat seklebatan bayangan hitam melintasi depan kamar yang saya masuki, Tak habis-habisnya saya ber-istighfar memohon perlindungan akan tetapi nyali saya dikalahkan rasa takut, Seketika itu juga saya lari keluar rumah dan mengunci pintu rumah ketika terdengar suara cekikikan didalam kamar sebelah yang memang dirumah itu terdapat 2 kamar dan 1 ruang tamu, tanpa ba bi bu saya langsung pulang ke kos kosan dan menunda acara bersih-bersihnya.
Seminggu kemudian kami telah menempati rumah tersebut, apa yang saya rasakan pertama kali menginjakan kaki saya dirumah tersebut pun dirasakan juga oleh istri saya.

Istri : Mas, rumah ini kok agak seram ya suasananya!!! ga kayak rumah-rumah yang lain.
Saya : Iya neng, neng banyakin baca al qur'an ya kalo mas lagi kerja biar tidak ada gangguan apa-apa, soalnya kata tetangga-tetangga, rumah ini angker, banyak jin yang menghuni rumah ini yang menyerupai kuntilanak..
Istri : Insyaa allah mas...
2 hari kemudian saya masuk kerja malam, sehingga istri sendirian malam harinya, saya pamitan berangkat kerja pukul 10 malam,
Saya : Mas berangkat dulu ya neng, neng hati-hati dirumah
Istri : Iya mas, neng mau langsung tidur saja.

Kata istri saya, baru setengah jam saya berangkat kerja didapan rumah ada yang mengetuk-ngetuk pintu dan berkata "mas sudah pulang- mas sudah pulang" suara itu begitu mirip dengan suara saya. Kontan istri saya ketakutan karena tidak mungkin saya yang baru berangkat kerja tapi sudah pulang.
Istri saya tetap memutuskan untuk didalam kamar dan menghubungi saya lewat telp.

Istri : Halo, mas dimana??
Saya : Mas lagi dijemputan neng, sebentar lagi sampai di tempat kerja.

Istri : Astaghfirllah astaghfirllah astaghfirllah, Mas tadi neng dengar suara mas didepan rumah mengetuk- ngetuk pintu dan bilang sudah pulang, neng takut mas!!!

Saya : Astaghfirrlah, Ambil wudhu neng terus baca-baca ayat suci al qur'an.
Istri : iya mas....


Kejadian pintu rumah diketuk-ketuk terus terulang hampir setiap malam, Bahkan saya pernah menunggu suara ketukan pintu itu dan pada saat pintu itu kembali diketuk saya langsung membuka pintu karena memang saya sudah stanby dibalik pintu dengan kondisi lampu dimatikan, Tapi diluar rumah tak ada siapa-siapa, yang ada hanya kegelapan malam yang menyelimuti suasana mistis ini, kami tak habis pikir sebenarnya apa yang terjadi dirumah ini.

Sudah sebulan kami menempati rumah ini dan istri saya pun jatuh sakit sehingga ibu saya yang tinggal dijawa harus kekarawang untuk menemani istri saya saat saya pergi bekerja.
Saya berangkat kerja pagi pukul setengah 6, seperti biasa saya pamitan dengan istri saya yang masih tiduran dikamar karena masih sakit, Kata istri saya waktu pukul 7 pagi, ibu saya mencuci dikamar mandi dan istri saya dikamar sendirian, karena masih sakit ahirnya istri saya tertidur lagi tapi baru lima menit memejamkan mata ada tangan yang memegang kaki istri saya, tangan itu begitu dingin seperti bukan tangan orang yang bernyawa. karena penasaran pelan-pelan istri saya membuka mata dan istri saya begitu syok ketika yang dilihat dihadapannya bukan orang, melainkan sesosok kuntilanak yang duduk didekat istri saya dengan rambut terurai kedepan yang menutupi wajahnya, memakai gaun putih yang sudah usang, dibalik rambut yang menutupi mukanya terlihat mata yang merah seperti marah atau mungkin karna warna darah. Istri saya tak dapat berkata apa-apa, jangankan berkata untuk bergerak pun rasanya berat, keringat ketakutkan sudah mengalir wajahnya..
istri saya baru bisa berteriak ketika perlahan-lahan sosok kuntilanak yang duduk disamping istri saya menghilang.
Penghuni Rumah Angker di Karawang


Istri : Ibuuuuuuuuuuuuu... tolonggggggg..  kuntiiilanakkkkkkkkkk

ibu : Ada apa dek, istighfar dek, istighfar....
istri : Tadi ada kuntilanak didepa saya bu.... wajahnya seram sekali.. seperti marah....
ibu : ya sudah.. tenangka hatimu ya dek, nanti bilang ke suami biar pindah saja dari rumah ini...kayaknya rumah ini ga cocok untuk ditempati..
istri : iya bu....

Akhirnya baru sebulan lebih beberapa hari kami menempati rumah ini, kami memutuskan untuk pindah agar istri saya merasa tenang dan setelah cerita-cerita dengan tetangga kanan kiri dirumah tersebut memang angker, belum ada yang mampu tinggal dirumah itu lebih dari 6 bulan, semuanya pindah dari rumah itu sebelum masa kontraknya habis.. kuntilanak dirumah itu memang sering menampakkan diri, bukan hanya ke penghuni rumah itu tetapi ke petugas ronda yang kebetulan keliling disekitaran komplek rumah itu juga sering melihat penampakan kuntilanak.

Setelah dua tahun saya meninggalkan rumah itu, saya dan istri saya iseng berkunjung ke tetangga disekitaran rumah tersebut karena kangen juga mereka orangnya ramah-ramah, kami melihat rumah itu sudah hampir hancur, sepeninggal kami sudah tak ada lagi yang mau mengontrak rumah itu atau mungkin sama pemilik rumah sudah tidak dikontrakkan dan dibiarkan hancur begitu saja seperti rumah-rumah yang ada disamping kiri kanannya.
Share This :

Related Post

avatar

Sambil baca postingan ini rasanya seperti mengalaminya sendiri...Mudah dipahami dan tulisan nya enak dibaca. Makin betah lama lama aja :D hehe

delete December 6, 2018 at 10:06 PM
avatar

Saya baca cerita ini sampai keluar keringat dingin om :( jago takut sewa rumah yang tempatnya sepi :(

delete December 8, 2018 at 2:57 PM
avatar

Jikalau aku jadi istri pun pasti ga kuat dengan keadaan rumah yang seperti itu.. angker bikin ga nyaman

delete December 8, 2018 at 4:25 PM



sentiment_satisfied Emoticon