Teror Arwah Gentayangan di Sekitar Jembatan Kereta Api

Met sore sob?, kemarin malam mimin dapat cerita angker dari temen mimin yang cukup menakutkan, jadi langsung saja dech tak tulis difanspage tercinta ini.
Kalau sobat takut, jangan sampe ngompol ya!!! kalau gak takut, tak doain sama mimin biar ketemu arwah penasaran yang beneran hahhahahahaha....

Salam kenal sob, nama saya dani dari purwokerto, saya punya cerita hantu yang cukup seram. Cerita ini terjadi sekitar tahun 2004 saat saya masih sekolah kelas 2 smk.
Didesa saya (pasirmuncang) terdapat sebuah jembatan rel kereta api yang cukup panjang, dan dibawah jembatan tersebut merupakan sungai dengan bebatuan yang besar-besar.
Kebanyakan warga yang akan menyebrangi sungai tersebut melalui atas jembatan kereta api, tidak lewat sungai karena terlalu jauh jika melalui bawah jembatan.
Rumah teman saya yang bernama Budi terletak didekat jembatan rel kereta api tersebut, dan rumah teman saya merupakan satu-satunya rumah yang berada disekitar jembatan itu.
Pada suatu hari terjadi kejadian pembunuhan dijembatan itu, berdasarkan pengakuan pelaku setelah tertangkap, korban yang merupakan pacarnya didorong dari atas jembatan hingga terjatuh kedasar sungai yang tingginya sekitar 20 meter hingga meninggal.

Motif pembunuhan itu karena sang wanita hamil diluar nikah dan si pelaku tak mau bertanggung jawab, hingga memutuskan untuk dibunuh.
Seminggu setelah kejadian pembunuhan tersebut, banyak kejadian-kejadian aneh yang yang dialami oleh warga saat melintasi jembatan itu seperti terdengar suara tangisan, rintihan dan penampakan sesosok wanita yang berlumuran darah.
Mendengar kejadian-kejadian aneh yang dialami warga saat melewati jembatan itu membuat saya mulai jarang main kerumah budi yang memang rumahnya dekat sekali dengan jembatan itu.
Saat saya hendak berangkat sekolah, saya melihat budi yang berlarian ke arah saya dengan tatapan mata yang sayup dan raut wajah yang agak pucat.

Budi : Dan, ntar malem kamu nginep dirumah gw ya!!!!, temenin gw lah, gw agak takut nih!!!
Dani : Takut kenapa bud? kamu liat kuntilanak dijembatan itu ya!!! haahhahahhahha
Budi : Iya dan!, semalem pas gw mau kekamar mandi, gw liat kuntilanak dibelakang rumah, makanya semalem gw kurang tidur karena ketakutan.
Dani : Engga mau ah kalo gw sendiri yang nemenin. Soy sama Yudo diajak juga donk!!!
Budi : Iya sob, ntar gw ajak mereka juga.

Sesuai rencana, kami memang nginep dirumah budi, kadang gantian nemenin, kadang bareng-bareng kalo pas malam minggu sampai teror kuntilanak tak terdengar lagi.
Pada kamis malam (malam jum'at) kami tidur dirumah budi bertiga (saya, soy dan budi), entah kenapa suasana malam itu begitu mistis sekali, sepi dan terasa dingin sekali, hingga sudah pukul 12 malam, kami belum bisa tidur meski lampu kamar sudah dimatikan.
Saat sedang berusaha untuk memejamkan mata, si soy minta ditemenin ke sungai untuk buang hajat (maklum lah sob, waktu itu dirumah budi belum ada MCKnya).

Soy : Dan, temenin gw ke sungai yuk! mules banget nih, dah gw tahan dari tadi tapi dah gak kuat nahan nih.
Dani : Ogahhhh... lue aja sendiri!!! malam-malam begini ngerepotin orang aja lue.
Soy : Ayolah dan, mules banget nih, biarin dah kalo ketemu sama kuntilanak yang penting perut gw dah gak mules lagi.
Budi : Yuk soy, sama gw aja, tapi jangan lama-lama yah!!!
Soy : Ok sob.

Akhirnya budi yang nemenin ke sungai, dan saya tetep dikamar karena agak takut.
Selang 10 menitan mereka pergi, suasana didalam kamar semakin mistis, membuat saya makin susah untuk bisa tidur. Saat saya sedang mencoba memejamkan mata, tiba-tiba daru arah luar rumah terdengar suara tangisan wanita, suara itu sangat jelas sekali tapi tidak begitu lama suara itu langsung hilang.
Kejadian itu membuat bulu kuduk saya makin merinding, pikiran saya sudah tidak karuan.
Saat sedang takut-takutnya tiba-tiba suara tangisan itu terdengar lagi, kali ini suara tangisan itu terdengar dari arah ruangan sebelah yang merupakan ruang tamu.
Astaghfirlah hall adhzim...astaghfirrlah hall adhzim, tak henti-hentinya saya beristighfar biar suara itu cepat hilang.

Suara tangisan itu benar-benar membuat nyali saya ciut, saya berdoa semampu saya dan memohon perlindungan Allah SWT.
Tiba-tiba suara tangisan itu berubah menjadi suara ketawa cekikikan khas suara kuntilanak, sontak saja badan saya tak rapatkan kedalm selimut  sambil tak henti-hentiny berdoa.
Hanya sekejap suara cekikikan itu tiba-tiba hilang, berganti dengan kesunyian malam, saya tidak berani membuka selimut saya hingga teman-teman pulang dari sungai.

Teror Arwah Gentayangan di Sekitar Jembatan Kereta Api

5 menit berselang, terdengar suara pintu kamar yang dibuka membuat hati saya terasa lega sekali karena budi sama soy pasti sudah pulang, saya mencoba membuka selimut saya, ditengah-tengah gelapnya ruangan kamar, saya melihat sesosok wanita berbaju putih yang berdiri tegak dibawah pintu kamar, astaghfirrlahhhh... astaghfirllah...astaghfirllah, ternyata yang membuka kamar bukan teman-teman tapi sesosok kuntilanak yang menyeramkan, saya tidak bisa berteriak, tidak bisa bergerak hanya diam mematung menatap sosok wanita itu.
Pelan-pelan penampakan kuntilanak itu tiba-tiba hilang dari pandangan saya namun saya masih terdiam hingga budi dan soy datang dan menyadarkan saya yang terdiam cukup lama.

#############BERSAMBUNG#########






Share This :

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon