Cerita Hantu Boneka PUPA

Cerita Hantu Boneka PUPA-Cerita berikut ini merupakan sebuah cerita mengenai boneka Pupa, silahkan disimak sob.

-ITALIA
Lagu lagu Opera klasik itali terlantun merdu, dengan musik dari harpsichord dan bassoon serta suara berita politik terdengar dari tv hitam putih. Tiba tiba suara tembakan dan ledakan granat terdengar di tengah kota, satu keluarga banyak yang tewas, seorang bocah wanita membawa sebuah boneka berbaju biru dengan senyuman yang menyeringis dari boneka itu boneka itu berambut pirang dan indah serta di hiasi bando biru, matanya yang bulat terlihat seperti melotot ke arah siapapu yang melihatnya. Lalu bocah itu di tarik oleh seorang wanita yang menyamar menjadi pasukan tentara, bocah itu di amankan ke dalam gudang dari bambu.
"Kamu tidak terluka sayang?."
bocah itu menjawab.
"Tidak, dimana ibu dan ayahku!
Aku Takut. kamu siapa?"
"Jangan takut namaku Romah. siapa namamu" wanita itu berbicara sambil membuka Helm pelindung. Bocah itu tersenyum dengan menjawab namanya
"namaku Abriana. Kamu orang baik kan Romah!."
pertanyaan polos itu membuat wanita yang menyamar itu tertawa kecil sambil memeluknya.
"Cantik sekali Bonekamu sayang, siapa namanya?."
"Tadinya Mamahku memberi nama Piah menurutku nama itu sedikit jelek. lalu aku menggantinya menjadi Pupa."

Tak disangka tiba-tiba gudang itu meledak. Romah hancur terkena ledakan, Abriana terpental cukup jauh dengan bonekanya yang bernama pupa. Tubuh Abriana Hancur menjadi kepingan, hanya menyisakan kepala dan rambut ikal indahnya. matanya mendelik, posisi kepalanya pas di hadapan bonekanya.
Cerita Hantu Boneka PUPA

Lalu seorang penyelamat meraih kepala abriana dan bonekanya dari tanah, api dan ledakan menjadi satu. Tentara itu laki laki bernama Adolf ia berasal dari amerika. Ia menaruh kepala adriana dalam sebuah kantung plastik dan menggotong bonekanya dengan tangan kananya.

Ia membawa kepala gadis malang itu dan bonekanya ke dalam pesawat untuk di bawa pulang ke tanah airnya.

-1943 AMERIKA
Adolf memberi boneka itu kepada anaknya, anaknya terlihat sedih karena rambut boneka yang di berikan ayahnya itu terbakar, Adolf mempunyai ide untuk memotong rambut Kepala Abriana dan menaruh ke kepala boneka itu. Adolf pun keruangan khusus dan mulai bereksperimen, saat kepala Abriana di taruh ke sebuah meja besi dari arah kuping adolf terdengar bisikan (Boneka itu Pupa. jangan di ganti).

Setelah selesai boneka itu terlihat cantik karena rambut barunya, rambut yang semula pirang menjadi ikal dan panjang persis seperti Abriana, lalu kepala abriana yang telah berambut pendek di makamkan secara layak oleh Adolf dan anaknya yang bernama Molly, kejadian aneh mulai terasa sepanjang hidup Adolf Ward dan Molly Ward putrinya.


-1975 Kediaman Adolf Ward.

Molly Ward Berumur 50 tahun, ia menjadi penjahit boneka. Boneka Pupa kesayangannya ia pajang istimewa di lemari kaca bersama foto ayahnya yang memakai baju tentara. Molly seorang katolik taat, ia memutuskan untuk tidak menikah.

-2007
Molly yang sudah tua mengunjungi Negara Asia ia membagikan ribuan boneka ke panti asuhan sekitar Singapura, Thailand dan masuk ke Indonesia. ia membawa banyak boneka termaksud Pupa boneka kesayanganya untuk di bagikan ke negara akhir kunjungannya INDONESIA.

BERSAMBUNG
Share This :

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon