KKN Didesa Terpencil

KKN Didesa Terpencil-Pagi ini aku akan berangkat kkn bersama teman2 kelompokku. Kebetulan ada sekitar 12 orang yg ikut. Aku(nisa),indah,ferli,nindi dan feri yg memang kami satu fakultas,yg lain ada lukman,nadia,yola,agus,faizal,wicak dan acong.
Kami sudah bersiap pagi2 sekali berkumpul di halaman kampus kami. Disana juga ada banyak mahasiswa yg akan kkn juga.


Kebetulan indra yg mengantarku karena dia sedang libur. "Hati2 nis disana..daerah nya kan terpencil bgt.."nasehat indra saat kami dlm perjalanan ke kampus tadi.
"Iya,,doain aja ndra..moga lancar semua"jawabku santai. Indra hanya mengangguk.
Saat itu hubunganku dgn indra masih tahap pendekatan.tapi memang sudah menjadi kebiasaan,dia sering mengantar dan menjemputku tiap dia ada waktu & kesempatan.
Sampai di halaman kampusku,indra memarkirkan mobilnya didekat teman2 ku.
"Haaaiiii..."sapaku saat keluar dari mobil.
"Eheem...pantes ngaret..pacaran dulu sik.."feri mulai nyinyir.
Plaaakk !!
Kugetok kepalanya. Yg lain hanya ketawa melihat tingkah kami. "Ndra..libur ?"tanya indah.
"Iya ndah..2 hari nih.eh malah kalian mau berangkat kkn .hmm"wajah indra menjadi muram.
"Bentar,aku translet dulu.. ' Iya ndah..2 hari nih.eh malah nisa berangkat kkn.hmm .' artinya itu ndah..hahahha"feri ikut meledek indra juga .
"Sialaan!!"indra mengapit kepala feri dgn lengannya karena malu oleh celotehan feri.
Aku hanya geleng2 kepala melihat tingkah mereka.feri memang suka nyinyir.sama aku aja udh sering banget dia gitu.
"Yg lain mana nin?"tanyaku ke nindi yg sedang melihat papan pengumuman peserta kkn.
"Tau nih,bentar lagi kali nis...eh nis,,liat nih.. Fans berat kamu ngikut kelompok kita"kata nindi girang.
"Siapa sih?"tanyaku sambil ikut mendekat.
"Acong..anak hukum itu.."kata nindi.
"Uhhuuukk..uhuuukk"indra batuk2.
"Kenapa ndra?cieee..cembokurrr nih yeee"ledek ferli.
"Apa sih,,tenggorokanku sakit nih.."katanya ngeles.
"Tenggorokan apa hati..hahahaha"tawa renyah feri menggelegar . lalu dia lari menjauhi indra takut di cekik lagi.
"Tenang ndra,,nisa gak suka sama acong kok..tar aku jagain disana,biar acong gak deket2 nisa deh"kata nindi membela indra.
Indra hanya diam saja sambil meneguk air minum yg dia simpan dimobilnya tadi.
"Habis ini kamu mau kemana ndra?kamu gak pulang kerumah mamah papah kamu aja?"tanyaku.
"Eum..paling balik kos aja..lagi males pulang nis.."katanya.
"Oh gitu..ati2 ya di kos.. Jangan lupa makan..tidur jng kemaleman.."saranku.
Dia senyum2. "Kamu perhatian bgt nis..tapi makasih loh"
"Oh iya nis,,ini..pake ya..aku kemaren dapet dari mekah,dikasih mamah.. "Katanya lalu memberikan sebuah kalung perak berliontin asma allah.
Kuamati lekat2. "Makasih ya..kok malah dikasih ke aku.."
"Iya,kamu lebih butuh.semoga bisa jagain kamu juga selama disana.."katanya lagi.lalu dia membantuku memakainya.
Jantungku berdegup lebih cepat,tanganku dingin dan gemetaran.entah knp tiap dekat indra dgn jarak sedekat ini pasti begini rasanya.
"Kamu lho ndra ,selalu bikin jantungku fitnes!!"gumamku lirih.
"Hah??jantungmu fitnes??"indra mendengar gumamanku ternyata.
"Eh.. Bukan.. Jadwal ku fitnes harusnya hari ini,malah gak jadi..hehehe"kataku bohong.
Tak lama peserta kkn yg lain pun mulai berdatangan. "Udah komplit nih kek nya.. Yuk berangkat sekarang aja"kata faizal.
"Ya udah,aku berangkat ya ndra..kamu baik2 disini..daaah"kataku lalu berjalan hendak masuk ke mini bus yg akan membawa kami.
"Nis,,,hati2 ya disana..kalo sempet,aku mampir ke sana"katanya menahan tanganku.
"Iya ndra. .. Ya udah..sampai ketemu lagi.."aku kemudian masuk ke mini bus itu dan memilih duduk di dekat jendela dekat dgn indra berdiri. Belum pergi aja,aku udah kangen. #eh..kenapa aku ini?kok kangen .
Feri mendekat ke indra. "Itu tuh,yg namanya acong.saingan elu..hehehehe"bisik feri sambil menunjuk acong yg ada di depan bus sedang menenteng tasnya sendiri.
Indra menatap acong dgn tatapan tajam.aku geli melihatnya.sejak tadi aku memperhatikannya terus karena posisiku dekat dgnnya berdiri. "Jagain nisa fer..!"pinta indra saat acong masuk ke bus.
"Siap ndan!!"kata feri sambil membusungkan dada ke indra. Lalu dia masuk dgn yg lain.
"Daaah indraaaaa"teriak teman2ku yg duduk dekatku.
Indra melambaikan tangannya pada mereka dan tersenyum padaku. "Nisss!! Kabarin aku terus yaaa.."pintanya agak berteriak takut aku tdk mendengarnya. Aku mengangguk dan senyum padanya . Dan lama kelamaan indra sudah tdk terlihat lagi karena kami semakin menjauh dari kampus.
"Nis,,kenapa kalian gak jadian aja sih??"tanya indah yg duduk disebelahku.
"Lah dia nggak nembak..gmn mau jadian??"jawabku.
"Padahal kan udah keliatan bgt indra suka sama kamu.."kata indah lagi.
"Tapi kan dia belum bilang apa2 ndah..udah ah,jangan bhs itu.."kataku lalu meraih ponselku dan memasang earphone ,mendengarkan musik.
Waktu tempuh perjalanan yg 3 jam itu dapat dgn cepat kami lewati.karena selama di bus.kami sering berceloteh dan bernyanyi2 utk menghilangkan suntuk dan bosan.
=========
Kami sampai di desa itu. Jalannya belum diaspal.masih bebatuan dan tanah.dan masih banyak pohon disana sini.
Lalu bus kami berhenti di depan sebuah rumah yg cukup besar dan termasuk yg paling bagus disini.inilah rumah kepala desa nya. Kami lalu turun satu persatu dgn barang bawaan kami yg banyak. Pak kadesnya sudah menunggu kami didepan terasnya bersama istri dan anaknya yg masih berstatus SD.namanya rizal.
"Selamat datang..mas mas..dan mba mba..mari silahkan masuk.."kata pak kades ramah.
"Terima kasih pak.."jawab faizal.
Kami lalu masuk meninggalkan bawaan kami diluar dan duduk diruang tamu pak kades yg cukup luas menampung kami.
"Mungkin pihak kampus sudah meminta ijin agar kami dapat kkn disini pak..namun secara pribadi kami mau minta ijin lagi ke pak kades..selama sebulan ini kami akan merepotkan pak kades."kata acong mengawali obrolan.
"Oh iya,ndak papa kok mas..kami malah seneng,ada mas mas sama mba disini..kampung jadi lebih ramai nantinya.."kata pak kades.
"Nanti kami tinggal dimana ya pak?"tanya faizal.
"Saya sudah sediakan rumah,ada di tengah2 desa..saya yakin cukup utk semua.karena rumah itu yg paling banyak kamarnya.dan memang rumah itu kosong ,ya utk keperluan kkn seperti yg sudah2."jelas pak kades.
"Terima kasih ya pak..jadi merepotkan"kata indah basa basi.
Lalu kami diantar oleh salah 1 warga suruhan pak kades menuju rumah posko kami. Karena memang jalannya yg tdk memungkin kan dilalui mobil bahkan bus,kami akhirnya jalan kaki.
Luar biasaa...untung aku hanya membawa 1 koper bawaan saja. Yg lain,ada yg membawa gitar,bantal pribadi,boneka..katanya dia gak bisa tidur tanpa bonekanya.dan itu adalah ferli.. Hadeh..berasa pindahan.
Aku berjalan berdampingan dgn indah & nindi. "Duh... Ni signal pada ngumpet mana sih ya??"kataku kesal sambil kugoyang2 kan ponselku menghadap atas.berharap mendapat signal walau 1 strip saja.
"Jiaah,,yg kangen aa.. Oh iya,tadi kan suruh ngabarin ya nis..mampus luuu..indra bakal uring2an gak dapet kabar elu!!"ledek feri yg berjalan dibelakangku.
"Ini hutan kali nis..pedalaman..ya gak ada signal lah"kata nadia yg berjalan didepanku.
"Iya ya..tanpa internet sebulan donk nanti??!!aaaahhhhh"teriakku frustasi.
"hmm ..kayanya kita kudu fokus kkn nih,gak bisa main2.."kata indah menambahi.
"Nis,, gak nyangka kita 1kelompok yaa."kata acong yg tiba2 sudah mensejajari langkahku.
"Iya.. "Jawabku singkat masih fokus dgn ponselku.
"Udah,percuma.gak bakal dapet signal disini."kata acong yg menyadari aku tdk memperhatikannya.
"Tau gini tadi aku pinjem walkie talkie nya indra"kataku bicara sendiri.
"Cowok tadi pacar kamu ya?"tanya acong kepo.
"Bukan..temen."
"Masa sih?kayanya aku sering liat dia nganter jemput kamu kalo kuliah."katanya tdk percaya.
"Emang cuma pacar doang yg bisa anter jemput??"timpalku kesal.
"Cong,,dia itu calonnya nisa..kamu gak usah berani deket2 nisa lagi.."kata indah.
"Selama bendera kuning belum berkibar masih bisa nikung kali ndah..hehehe.."
Aku meliriknya tajam.bisa2nya dia mengatakan hal itu? Dasar psycho!!
"Becanda kali nis..ya udah,aku duluan ya.."katanya pamit lalu berjalan bersama wicak didepan.
======
Akhirnya setelah menempuh perjalanan 2 km kami sampai dirumah itu.
"Alhamdulillaaaaahh.nyampe jugaaaa"teriak feri langsung merebahkan dirinya diteras depan. Lantainya masih lantai tehel jaman dulu.bukan kramik seperti rumah2 modern pada umumnya.namun tetap terlihat bersih jika pandai merawatnya.
"Ini rumahnya mas mba..kamarnya ada 8 .kamar mandinya ada 2 didapur semua.hanya saja wc nya ada disumur belakang.karena itu dibangun belum lama.
"Duh,,,kalo kebelet tengah malem gmn pak..horor gini lho..pohon doang disini.."kata lukman.
"Kalau gitu usahakan jangan kebelet tengah malam mas.sebenernya desa ini sih aman mas..daripada desa sebelah."kata pak ponidi
"Desa sebelah kenapa pak?"tanyaku penasaran.
"Angker mba..dulu semua warganya dibantai sama orang,trus katanya arwah mereka penasaran..saya sarankan hati2.jangan sampai kalian masuk ke desa sebelah.karena jaraknya lumayan dekat dari sini."terang pak ponidi sambil bergidik ngeri.
"Dibantai pak?serem bgt sih?kpn itu kejadiannya?"tanya nindi.
"20thn yg lalu mba..sampai sekarang desa itu tdk berpenghuni.jangan main2 kesana ya mba..mas..bahaya.. "pinta pak ponidi.
"Iya pak .mkasih infonya.."sahutku mengakhiri obrolan ini.
Pak ponidi kembali kerumahnya yg ada diujung jalan yg searah dgn kami.
"Oke..kita bagi tugas mulai sekarang.."saran faizal.
"Ketua wicak ...gmn?ada yg gak setuju?angkat tangan."kata acong memberi ide.
Tdk ada yg angkat tangan karena posisi ketua disini mempunyai tanggung jawab yg besar. "Eh..kok aku sih.??"wicak protes.
"Kan kamu ketua DPMU cak.. Udah dipercaya deh,bakal bisa jadi ketua selama kita disini..setuju kan semua??"tanya acong.
"Setujuuuuuu"teriak kami bebarengan. Wicak pasrah.hahahaha.
Dia ini memang pribadi yg dewasa,pendiam dan digandrungi cewek2 tingkat nya sendiri maupun adik tingkat.dia juga menjabat sbg ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU). Jadi eksistensinya tdk diragukan lagi.
"Wakil siapa?"tanya lukman.
"Acong aja tuh.mereka kan kaya kembar siam..kemna2 bareng."jawab agus.
"Setujuuuuuuu"teriak kami lagi
Acong kena getahnya tuh.dia jadi wakil akhirnya
"Bendahara siapa?cewek nih harusnya"kata wicak.
"Ada yg mau gak?"tanta acong.
"Kamu aja gmn nis??sama nadia??bendahara 1 dan 2.."pinta wicak .
Aku dan wicak memang sudah akrab,karena rumah kami berdekatan.dia adalah teman kecilku dulu.
"Hah??aku?? Na..gmn??tanyaku ke nadia." Dia hanya mengangkat bahunya ke atas.
"Oke fix..bendahara 1 nisa,bendahara 2 nadiya."kata acong semangat.
Lalu dibentuk juga jadwal utk masak setiap harinya. Karena anggota ada 12 kami bagi 1 hari ada 2 orang yg memasak dan beres2,seperti cuci piring ,menyapu dll.kecuali cuci baju.cuci sendiri2 kalo yg itu.
Dan aku mendapat jatah hari rabu dan bertugas bersama wicak. Sedangkan hari minggu kami kerjakan tugas bersama2.itung2 kerja bakti.
Setelah pembagian tugas,kami masuk ke kamar masing2 utk membereskan bawaan kami.
Aku sekamar dgn ferli.. sedang kan indah dgn nindi. Feri dgn faizal.. Nadia dgn yola.. Wicak dgn acong.. Agus dgn lukman..
Dan ternyata masih tersisa 2 kamar kosong yg letaknya dibelakang. Setiap kamar dilengkapi 2 bed ukuran single dgn meja ditengahnya lalu jendela yg cukup besar juga.
"Ini serius,gak bakal ada signal fer??"kataku masih terpaku dgn ponselku.
"Ya ampun.segitu kangennya sama babang indra..ntar juga dia nyusul kesini nis."kata ferli yakin.
"Masa?"
"Liat aja..aku paham gmn dia.apalagi perasaannya ke kamu tuh,udah daleeeeeeem bgt.heran kapan dia nembak kamu sih??biar kalian jadian aja sekalian!!"kata ferli gemas.
Aku diam saja lalu meletakan poselku dimeja dan melanjutkan beres2 dikamar.
Tok.tok.tok aku & ferli saling lempar pandangan.kami mendengar jendela kamar kami diketuk pelan.
Ferli mengisyaratkanku utk melihat siapa yg mengetuk. Perlahan aku berdiri dan berjalan mendekat ke jendela. Kuintip sedikit dari korden.karena memang korden masih tertutup,belum sempat kami buka.
Kosong.. Tidak ada siapapun. Akhirnya kubuka korden itu lebar2.agar cahaya matahari masuk dan kubuka jendelanya juga.
"Siapa nis yg ketok?"tanya ferli penasaran.
"Ayam tadi dibawah.."kataku bohong. Kalau aku jujur,dia bakal paranoid nantinya.dan berfikir itu ulah makhluk halus. Sebenarnya aku juga penasaran siapa yg mengetuk.karena saat kulihat tdk ada siapapun tadi. ah sudahlah..biarkan saja....

-BERSAMBUNG-
Share This :

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon