KKN DIDESA TERPENCIL {Side story PART 21}

Pagi pagi sekali kami sudah siap utk pulang. Pukul 06.00 kami sudah berkemas dan segera berjalan menuju balai desa.krn disana kami akan dijemput oleh pihak kampus.
Kuhirup dalam dalam udara di desa ini,baunya khas pedesaan. Pasti aku akan merindukan suasana seperti ini nanti. Krn dikota tdk akan kami dapat kan hal seperti ini lagi.
Dalam perjalanan,sesekali kami menyapa warga yg kami lewati dan sekaligus berpamitan . Mereka banyak yg menyangkan kami cepat sekali kembali pulang.bahkan ada yg membawakan pisang,ubi ubian,segala macam makanan sebagai oleh oleh dari mereka.
Sesampainya kami di balai desa,kami juga berpamitan dgn pak kades dan semua staf disana. Kami juga banyak mengucapkan terima kasih,krn selama kami kkn disini mereka banyak membantu kami.
Jemputan kami sudah datang. Kali ini kami dijemput naik bus yg agak besar sekaligus ber ac.
Tumben nih.
Kata pak kades itu sebagai ucapan dari pak kades dan pihak kampus,krn selama sebulan ini kami banyak sekali membawa perubahan didesa ini.
Setelah berpamitan,kami segera masuk ke dalam bus. Setelah bus berjalan,kami semua menoleh ke arah desa itu.terlihat raut wajah teman temanku ,mereka sepertinya sedih dan haru krn meninggalkan desa itu. Karena memang banyak sekali kenangan didesa itu yg past akan membekas di hati kami semua.
Setelah desa sudah tdk terlihat lagi,kami lalu duduk dikursi masing masing. Karena bus lenggang,kami duduk sendiri sendiri dgn posisi disamping jendela.
Kami semua terdiam.sambil menatap keluar.entah apa yg mereka pikirkan.aku pun juga entah sedang memikirkan apa.semua seakan kosong.
Deggg!!
Aku melihat anak kecil yg selalu kulihat didesa itu,anak pak sentot. Dia berdiri dipinggir jalan sambil memeluk boneka yg kemarin dan melambaikan tangan pada kami.
"Gaesssss.. Itu anak kayanya gue kenal deh"celetuk feri.
"Iya,itu kaya anak kecil yg ada didesa itu ya fer"sahut faizal.
"Ngapain ya dia?"tanya lukman.
"Ngucapin selamat tinggal kali.."ujar indah
Jadi semuanya melihat anak itu? Bukan hanya aku saja.mungkin memang benar dia ingin mengucapkan selamat tinggal pada kami.
Selmat jalan dek..semoga kamu bahagia disana..
Kuambil ponselku dan kunyalakan. Beberapa pesan masuk ke ponselku.dari papah,kak adam,kak yusuf dan indra. Mereka hampir menanyakan hal yg sama. Kubalas satu persatu pesan mereka.
Setelah itu,ku ambil headset ku dan kunyalakan musik favoritku. Kupejamkan mata sambil bersedekap. Mencoba utk tidur,krn perjalanan yg lumayan lama mungkin adalah pilihan yg terbaik.daripada pikiranku kemana mana.
=======
"Nis..!! Bangun.."seseorang menggoyang goyangkan tubuhku. Kupaksakan mataku utk terbuka. Dan ternyata kami sudah sampai di kampus.
"Udah nyampe fer??"tanyaku ke ferli yg ternyata duduk disampingku.
"Iyalah..mau turun gak??tuh babang mu udah nungguin didepan.."kata ferli sambil menunjuk keluar.
Kutoleh kesampingku,dan benar saja.indra sedang berdiri disamping mobilnya dgn kedua tangan yg dimasukan ke saku celananya. Dia memakai kaus polo berwarna putih dgn kaca mata hitam bertenger di hidungnya yg mancung.dia tersenyum melihatku.
Aku pun segera turun dari bus mengikuti ferli. Kuambil koper yg kusimpan di bagasi belakang bus. Indra berlari kecil menghampiriku.
"Haiii.."sapanya sambil senyum lalu segera meraih koperku.
"Haii..udah lama ta?"tanyaku basa basi.
"Mmm..lumayan sejam lah nis.."jawabnya sambil menatap jam tangannya. Aku hanya melemparkan senyum padanya. Dia segera menggandeng tanganku menuju mobilnya. Setelah koper ditaruh di bagasi belakang.dia lalu membuka kan pintu penumpang utkku.
"Silahkan nona..."katanya dgn senyum yg terus terukir dibibirnya.
Ku balas dgn senyum juga tanpa sepatah katapun keluar dari mulutku.
Lama nih gak duduk disini.semua masih sama.gantungan mobil bergambar doraemon pemberianku pun masih ada ditempatnya.aku memang suka doraemon.dan kutularkan pada indra.bahkan dia tdk malu lagi jika memakai kaus bergambar doraemon yg pernah kuberikan dulu.
Indra masuk dan duduk dibalik kemudi. "Nona mau dianter kemana?"tanyanya iseng.
Kucubit perutnya. "Kemana aja bang.. Kehatimu juga boleh bang.."jawabku asal.
Dia malah tertawa. "Kamu udah makan nis?"tanyanya.
"Belom .. Nanti aja.. Aku pengen pulang kos dulu ndra.. Capek.pengen rebahan.."pintaku.
"Siiiap.. 86!!"jawabnya singkat.
Mobil meluncur ke kost ku yg lumayan jauh dari kampus.
Selama perjalanan indra ngoceh kesana kemari.aku pun dgn semangat menceritakan banyak hal selama beberapa hari kemarin kami di desa.
Tak terasa mobil indra sudah masuk kehalaman kos ku. Indra membantuku membawakan koperku ke kamar. Sebenarnya aku bisa sendiri,namun dia terus memaksa,jadi apa boleh buat.
"Mampir dulu ndra??"tawarku.
"Mmm.. Nanti aja kali ya.kamu istirahat dulu deh nis.kayanya kamu capek bgt.. Nanti aku balik lagi,sekalian bawain kamu makan."katanya.
"Boleh deh." dia memang benar,aku memang lelah sekali. Dan rasanya aku ingin tidur seharian ini.bahkan aku melupakan rasa laparku.krn mataku terasa sudah berat melebihi berat badanku.
Setelah indra pamit, Aku lalu masuk dan menutup pintu kamar.sengaja tdk ku kunci krn takutnya pas indra dateng,aku belum bangun dan aku gak denger dia ketok ketok pintu. Itu sering terjadi,biasanya dia ampe duduk ngegelar tiker didepan kamar kost ku sambil ngopi.*hahaha.lebay
Kuletakan koper dikamar begitu saja,dan segera aku meluncur ke ranjang kesayanganku ini. Hmm..nyaman sekali.
Dalam hitungan detik,mataku sudah mulai bereaksi terhadap gravitasi kasur yg begitu kuat. Kuraih guling yg biasanya kuletakan diatas kepalaku. Namun...
Glekkk!! Apa ini ya.. Ada sebuah benda berbulu halus,sepertinya boneka. Tapi,perasaan semua boneka ku ,sudah ku tata rapi di bufet khusus boneka.krn kapasitas bonekaku yg sudah overload Akhirnya aku putuskan membeli bufet khusus utk boneka boneka ku.
Lalu ini boneka yg mana?aku tdk sepikun itu krn lupa menaruhnya. Seingatku,sebelum aku berangkat kkn,aku sudah merapikan kamarku dan sudah meletakan boneka ku di tempat nya.
Kubuka lebar mataku,dan kutoleh ke boneka yg kupegang tadi.krn rasanya tdk asing dgn bentuknya.
"Aaaaaaaaahhhhhhhh" aku teriak histeris. Krn boneka milik anak itu kini ada dikamarku. Krn panik dan takut,aku segera berlari keluar kamar.dan langsung keluar kos.aku lari sambil teriak teriak. Kebetulan teman teman kost ku tdk ada dikamar mereka. Kebanyakan masih kkn juga,dan banyak yg mudik.
Sesampainya dihalaman kost,aku menoleh ke kamarku yg terlihat dari bawah sini. Boneka itu dan sosok anak pak sentot ada disana.dia berdiri di dekat jendela. Ku tutup mulutku dgn tangan kananku dan kutekan kepalaku dgn tangan kiriku.
Aku berjalan mundur,aku benar benar stres.mau istirahat dgn tenang saja tdk bisa.
Bugg !! Ada seseorang berdiri dibelakangku. Siapa lagi ini..please jangan 'mereka ' lagi.. Cukup sudah,aku capek..sumpah beneran capek.
"Nis.."panggilnya. Setelah aku menoleh,ternyata dia indra.
"Lho ndra.kok kamu masih disini?"tanyaku heran.
"Iya,tadi aku hbs nerima telfon dari mamah.biasa lah,mamah kalo telfon kan lama bgt..kamu sendiri knp keluar??"dia heran melihatku.
"Ii..itu..tadi..ada..."jawabku tergagap sambil menunjuk ke arah kamarku di atas.
"Ada apa nis??"indra mulai cemas.
"Boneka yg aku ceritain ndra.. Tau tau ada dikamar.."jawabku. Aku jongkok di depan indra sambil menjambak rambutku sendiri. Aku benar benar frustasi.
Indra mensejajariku. "Ya udah,kita ke kost ku aja yuk"dia langsung menarik tanganku menuju mobilnya. Aku pasrah saja.
Sepanjang perjalanan aku banyak diam.mungkin sesekali aku perlu pergi ke psikolog..
Sampai dikost indra.aku berjalan mengikutinya menuju kamarnya.
"Ya udah,kamu bobo dulu sana.aku disini inih.. Kalo ada apa apa,aku diluar .."katanya sambil membelai kepalaku. Tanpa disuruh dua kali aku langsung masuk kamar indra tanpa menutup pintu. Lalu segera tenggelam dalam selimutnya. Bau parfum indra yg khas menempel di bantal,guling dan kasurnya. Hmm.. Rasanya lebih tenang,tau indra ada disini.semoga aku bisa tidur nyenyak kali ini.

KKN DIDESA TERPENCIL

Samar samar kudengar suara dua orang pria diluar.indra dan sepertinya herman. Kulirik jam wekker di meja nakas sampingku. Astaga!! Sudah pukul 20.00 .aku tidur lama bgt.ngebo!
Gak tau diri bgt.udah numpang,tidurnya juga gak kira kira lagi.
Ah,bodo ah..
Kuputuskan keluar kamar indra.krn rasanya aku sudah cukup lama tertidur.
Saat didepan kamar,indra dan herman menoleh ke arahku.
"Eh ada nisa ndra?sory aku ganggu nih.."kata herman sungkan.
"Nggak papa kok man.aku numpang tidur disini.eh malah kebablasan."jawabku lalu ikut duduk bersama mereka.
"Ya gak papalah nis.. Tapi sory bgt lho..elu kagak bilang kalo ada nisa!!"runtuk herman ke indra.
"Lah ya gak papa kali.."sahut indra santai.
"Iya,kalian lanjutin aja ngobrolnya"kataku. Aku berjalan ke dapur.hendak mengambil segelas air.
"Niss,,kamu udah laper??mau aku pesenin sesuatu.?"tanya indra sedikit teriak.
"Mmm... Apa ya..aku lagi males makan.perutku rasanya lg gak enak ndra"jawabku lalu kembali duduk bersama mereka.
"Trus mau makan apa?"
"Pizza aja!!" saran herman.
"Gmn nis?"tanya indra meminta pendapatku.
"Mmm.. Boleh deh"aku menyetujuinya juga.
Akhirnya malam ini kami bertiga makan pizza bersama sama.
Herman juga disini sampai pukul 23.00. Lalu dia pamit krn harus menjemput tunangan nya di stasiun.
Indra menyuruhku menginap di kost nya. Aku pun setuju.krn aku takut jika kembali ke kost ku.
Perlu lapor kak yusuf nih kalo gini terus.aku,stress!!

-BERSAMBUNG-
Share This :

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon