Cerita Horor Hutan Kubur

Awal kisah menjelang senja di tengah hutan yang penuh dengan lebatnya pohon. Seorang wanita berlari dengan hidungnya bercucuran banyak darah. Memakai piama putih yang ternoda darah dan tanah. Lututnya sobek tetapi larinya bak babi sedang di buru para pemburu. Di belakang terlihat lelaki berjalan memakai sepatu boots membawa pukulan baseball wajahnya tertutup topi kulit bundar. Terlihat seperti ingin menghabisi nyawa wanita malang yang berlarian ingin mencari keamanan di tengah hutan yang sangat sepi . Wanita itu berhenti di balik pohon besar dengan jantung yang berdegup kencang ia pun duduk pasrah sambil menahan nafas. Tetapi lelaki itu tetap mendekat dengan menggenggam pukulan baseball yang siap ia ayunkan ke arah yang di incarnya. Lelaki itu menemukan wanita yang sedang mengumpat di balik pohon itu. Dan menarik rambutnya dengan keras "aaampunn!! Saya sedang hamil. Gajimu akan saya bayar. Ini cuma telat satu hari. Dan aku mohon potongan kepala suamiku jangan di buang!".

Cerita Horor Hutan Kubur

Tanpa kata kata lelaki paruh baya ini memukul bagian bibir wanita ini hingga pecah dan jatuh dengan posisi terbentang. Dan darah keluar deras dari bibirnya.Tak cukup sampai disitu lelaki ini menyobek piyama wanita malang tersebut dan ia memperkosa secara brutal. Selesai ia memperkosa Lalu pukulan baseball itu di Tancapkan ke mulut wanita malang itu yang sedari tadi sudah kehilangan nyawanya. Lelaki itu mengeluarkan dua kain putih dan tali putih dari belakang celana hitam panjangnya yang ia umpatkan. Semua pakaian wanita malang itu di tanggalkan. Dan tubuh wanita itu ia letakan di tengah kain putih tersebut lalu membungkusnya dan di ikat dengan tali putih dari ujung kaki,bawah pinggang,bawah payudara,leher dan ujung kepala. 

Ia menggali tanah setelah selesai ia menggali lubang kedua. Dari jauh terlihat lelaki itu menyeret sesuatu yang dari dekat ternyata ia membawa badan telanjang bulat berjenis kelamin laki laki tanpa kepala. Lelaki itu dengan dahi berkeringat membungkus dan meletakan mayat mayat tersebut ... 
Dua Tahun Setelah Kejadian Memilukan Itu Berlalu..... 

Villa Milik Bardo Dan Istri Ini beralih menjadi milik sang adik sekaligus tukang bersih bersih. Karena seluruh keluarga ada di Amsterdam. Dan rumor yang beredar bahwa bardo dan istrinya menghilang entah kemana. Ada yang berasumsi Ia mempunyai hutang triliunan rupiah dan melarikan diri untuk waktu yang lama dan mungkin tidak akan kembali lagi. Villa yang strategis untuk menghirup oksigen karena letaknya berada di pinggiran hutan yang pohonnya lebat dan besar. 
Cukup mengerikan memang bila membayangkan binatang buas. 
Tapi sudahlah orang villa ini aman Dan lokasi sempurna untuk tempat penginapan para mereka yang menjalin hubungan.... 

February 2004,
_______________ .
Empat orang pemuda mengadakan penginapan untuk hari valentine mereka. Pemuda itu saling berpasangan Selva dengan Aldy. Nessa dengan James.
James mempunyai lokasi untuk tujuan mereka.
"Guys kita ke penginapan tengah hutan yuk! Di situ bebas untuk blaem blaem".
"Elo blaem blaem, gw sama Aldy gak mau macem macem. Gw mau nyari tempat yang rilex buat nulis novel Aldy juga bosan di ibukota, terus kita mau tuh suasana yang hijau dan tenang".  jawab Selva sambil mengunyah cemilan kemasan.
"Nahh. Pas tuh lokasi villanya. Sepi dekat dengan hutan. Nanti malem yah coeg!" James kembali menjelaskan.
"Sayang kamu yakin kita ngerayain valentine di deket hutan". 
tanya Nessa ke James,
 "Bukan kita yang deket hutan ness, villanya". Aldy menjawab nessa.
"Gue Tau dy, yasudah nanti malem langsung berangkat yah kita". Ia melirik Aldy sinis dengan candaan.
Saat malam tiba mereka siap siap untuk berangkat ke villa tujuan. Perjalanan yang begitu jauh untuk sampai kesana. Perbekalan yang sudah cukup untuk rencana menginap selama satu minggu. Di perjalanan mereka di dampingi dengan gelapnya malam. Sampailah mereka di halaman villa yang mewah dengan cat putih yang sudah pudar dengan posisi dekat hutan yang lebat. Suasananya benar
benar sunyi, hanya ada lolongan anjing hutan dan binatang malam lainnya. Mereka masuk ke latar Villa tanpa gerbang yang depannya di penuhi pepohonan lebat dan halaman berumput luas, sulit di jamah mata manusia. James mengetuk pintu villa. Setelah itu ada suara kaki dari dalam menuju pintu. Terbukalah pintu tersebut dengan suara berat seorang lelaki kekar yang lumayan tua .
"mau nginap yah? Masuk saja!"
Aldy menyodorkan tangannya.
"Iyah pak, saya Aldy dan mereka teman saya. villa ini besar banget. Kira kira untuk satu minggu berapa harga sewanya pak?". Tanya Aldy.
"Saya Jordan. Jangan di fikirkan soal biaya sewa!. Langsung ke kamar saja. Kamu tahu dari mana lokasi villa ini?". Lelaki tua itu lantas menyebut namanya kembali.
James Memotong Pembicaraan.
"Saya tahu dari koran, di koran yang saya baca pemilik villa ini sedang bersembunyi, dan adik nya menyewakan villa ini. Apa bapak adik nya?" Tanya James.
"Iya betul. Sekaligus tukang kebunnya" lelaki tua itu menjawab seadanya.
Merekapun langsung ke atas dan menuju kamar masing masing. Di belakang lelaki tua itu ada sesosok pocong berwajah hancur dengan wajah terkelupas dan bibir yang sudah pecah terlihat jelas gigi giginya.

Langkah Kaki kempat pasangan muda ini terdengar menaiki tangga.  mereka membuka pintu kamar yang sudah di nantinya.
Aldy dan Selva masuk kamarnya yang brdinding putih sedikit kusam dan ranjang di balut dengan seprai putih kengkap dengan bantal dan selimut.
suara lololangan anjing tak hentinya bersuara.
Sedangkan Nessa dan James setelah memasuki kamar langsung beraktivitas dewasa layaknya pasangan yang sedang di mabuk Cinta.
Selva membuka laptopnya ia segera melanjutkan cerita horronya di atas sova yang ada di dekat jendela.
Aldy merebahkan badan dan menutup mata tanda ia sudah lelah karena habis mengendarai mobil hingga ke lokasi tujuan yaitu villa ini.
suara desah menyeramkan terdengar di telinga Selva ia menghentikan jemarinya yang sedang mengetik keyboard laptop dengan sangat serius, pandangannya beralih mendengar suara desahan yang semakin berat.
Selva berdiri lanjut berjalan menuju keluar kamar. ia mengikuti arah suara itu rasa hati menjadi takut dan gelisah. jantung berdebar tak karuan. ia menuruni tangga setelah di bawah suara itu seketika berhenti. ia menoleh ke arah ruangan penghangat tubuh serta menyaksikan penjaga Villa sedang asyik memuaskan diri dengan onani membelakangi Selva.

wajah lelaki tua itu menoleh ke arahnya dan memberikan senyuman penuh misteri. Selva merasa takut lalu ia berlari ke arah atas kembali kekamarnya. membanting badannya di atas ranjang menarik selimut serta memeluk guling penuh rasa khawatir. ia menggenggam erat jemari Aldy yang sedang terlelap dengan berusaha ia memejamkan mata. suara pintu kamar tiba-tiba ada yang mengetuk. dengan ketakutan ia tidak mau beralih dari atas ranjang. hingga suara memanggil namanya "Selva! Ini gue Nessa bodoh. Buka pintunya!" Suara perempuan dari balik pintu kamar itu adalah temannya.
segera ia bangkit dan membuka pintu. ia memeluk Nessa dengan kuat. Selva meminta Nessa dan kekasihnya si James untuk tidur bersama mereka. "Panggil James, kita tidur bareng di sini!".
Nessa heran melihat ekspresi Selva " Lu kenapa sih? Aneh, abis ngoplos yah!" tanyanya sambil menggaruk kepala.

Selva semakin ngotot untuk menyuruhnya tidur berempat dalam satu kamar. Nessa mengikuti kemauannya "Iya bentar gw panggil James dulu." Nessa berjalan menuju kamar sebelah ia memanggil kekasihnya untuk pindah ke kamar Aldy dan Selva atas permintaan cewek Author yang mendadak aneh itu.
Setelah sudah dalam kamar Selva menceritakan hal yang di alaminya tadi.
Nessa dan James terdiam mendengar oenjelasan Selva. hingga ia menceritakan aktivitas pak Jordan si penjaga Villa seketika James tertawa.
Nessa memberikan wajah bingung pada kekasihnya. Selva menggelengkan kepala serta bicara pada cowok yang tertawa mendengar ceritanya tadi
 "Gw serius bangke! Ada yang aneh sama tu orang." wajahnya kesal saat berterus terang.
James terus menahan tawa ia segera keluar kamar untuk membuang air.
setelah di luar kamar ia menuju toilet di arah bawah karena toilet di atas sudah rusak dan kotor tak terurus.
saat melangkah tangga telinganya mendengar suara kecil minta tolong. ia tidak sadar di belakang ada sosok pocong menyeramkan mengikuti dari atas.
ia mencium bau busuk dan anyir menyeruak di daerah atas kepalanya. perasaan santainya berlalu menjadi ketegangan. ia berbalik badan saat hendak menaiki tangga tubuhnya terhenti dengan mata melotot. hidung dan mulut James mengucur darah menstes ke anak tangga tepat ia sedang berdiri. Kepala belakangnya terbacok kapak hingga tak bernyawa. ternyata Pak Jordan yang melakukan itu, sungguh kejam dan biadab penjaga villa itu. ia mencabut kapak yang tertancap di belakan mepala James. lalu menyeret tubuh James seperti menarik karung berisi sampah. ia membawa tubuh berceceran darah itu keluar rumah dan membakarnya bersama tumpukan sampah. semakin  sadis ia memperlakukan tubuh tak berdaya itu. Penjaga Villa gila itu kembali ke dalam Villa menuju toilet, meraih kain pel untuk membersihkan ceceran darah James di lantai.
waktu berjalan tanpa memikirkan keadaan dua wanita sedang khawatir di dalam kamar menunggu seseorang yang tak kunjung kembali karena sudah terbunuh. Aldy masih terlelap dengan mimpinya yang entah sudah berada di mana. perasaan Nessa mulai tak terkendali begitu takutnya ia memikirkan keadaan sang kekasih karena sudah lebih satu jam tak kunjung nampak.
Ia mulai keluar kamar, dari atas ia melihat pocong melayang. makhluk menyeramkan itu bicara halus suruh Nessa untuk mengikutinya. pintu terbuka sendirinya pocong itu melayang ke arah luar Nessa tak berkutik. ia menuruti perintah dari pocong itu untuk mengikutinya. ia berjalan menuju luar saat berjalan ia menuju asap perapian. pocong mengerikan itu menghilang dengan asap yang mengebul. Nessa sadar dan terkejut.
ia melihat Mayat kekasihnya sudah nyaris hangus terbakar dengan tumpukan sampah di depannya.
Seketika suaranya habis. ia tak sanggup berteriak hingga bagian belakang bahunya di pukul oleh stik Baseball. dari dalam rongga mulut ia puncratkan darah. Nessa sanggupkan untuk berteriak, suara teriakan nyaringnya terdengar hingga dalam rumah tetapi sayup terdengar di telinga Selva yang sedang tertunduk di atas sofa kamar. 
Wanita cantik yang masih merasa khawatir di dalam kamarnya itu meraih pedang yang terpajang di dinding kamarnya. saat merasa teriakan kecil itu berasal dari Nessa dari kejauhan.
ia membangunkan Aldy "Dy bangun!, aku ngerasa ada yang tidak beres di sini". tangan kirinya menggoyah tubuh lelaki yang masih Terbujur tidur.
tak ada tanda tersadar dari Aldy yang masih pulas terlelap.
Selva keluar dari kamarnya dengan berjalan penuh rasa was-was ia menggenggam pedang bak siap menebas mangsa.

Nessa tersungkur di tanah mulutnya masih meneteskan darah  karena pundaknya di pukul dengan stik baseball oleh Pak Jordan. Lelaki tua gila itu ingin membuka short pants Nessa niat ingin memperkosanya karena wanita tak berdaya itu sudah tak sanggup memberi perlawanan. langkah kaki Selva perlahan menuruni anak tangga.
Nessa ingin berteriak, lalu wajahnya di beri bolgem mentah oleh Pak Jordan yang semakin terlihat iblis sadis dari raut wajahnya yang sangar berjanggut sedikit beruban. saat Nessa tak sadarkan diri Lelaki Tua gila itu menarik tubuh nessa dan James ke dalam hutan. Selva keluar rumah tepat di halaman yang ia lihat ada tumpukan sampah terbakar. ia menuju kesana.
di lihatnya hingga keliling atas pepohonan. tak ada apapun. ia melihat ketanah ada tetesan darah. ia menuju jejak darah dan tanah seperti bekas orang menyeret sesuatu. perasaannya menjadi semakin ketakutan.

Selva berlari kembali ke Villa kakinya terhenti di halaman tepat depan pintu Villa. ia mendapati Pak Jordan Keluar dari dalam. ia menenteng sebuah kepala. mata Selva melotot terkejut. kedua tangannya nya terturun perlahan dengan menggenggam Pedang. kakinya bergetar ngeri. ia mengenali kepala yang di tenteng itu adalah kepala Aldy. Lelaki tua gila yang menenteng kepala kekasihnya itu melemparkan pisau nyaris menancap kepalanya karena Selva berlari kencang masuk ke dalam hutan. ia berlari dengan wajah pucat menahan takut. Pak Jordan mengejarnya dengan membawa sebuah kapak tetapi larinya sangat pelan mungkin karena sudah tua nafasnya juga berat terdengar. 
sedangkan Selva berlari dan jatuh karena tersandung oleh tubuh Nessa yang terbujur kaku menjadi mayat. ia berteriak melihatnya.
Pak jordan semakin mendekat.
Selva melihat Pocong melayang di belakang lelaki tua gila itu.
saat Pak Jordan sudah dekat dengan posisi Selva yang sedang menangisi tubuh Nessa, pocong itu menghentikan langkahnya. Lelaki rada tua itu terkejut kapaknya tiba tiba dengan sendiri menancap Pinggangnya. Pak Jordan berteriak minta ampun kepada poong menyeramkan tersebut ia berlari entah kemana seketika pocong itu menghilang entah kemana. Selva merasa dirinya sudah gila saat menyaksikan hal itu. ia melihat dua gundukan tanah. Selva berlari menuju ke dalam villa untuk mengambil kunci mobil yang tergantung dalam kamarnya lalu kembali keluar dan menaiki mobil. ia membanting setir serta pergi meninggalkan hutan serta Villa itu.
kedua teman serta kekasihnya sudah tewas mengenaskan. 
Pak Jordan berlari, di belakang masih ada pocong menyeramkan itu melayang mengikutinya. ia seketika mengingat masa lalunya yang telah membunuh wanita hamil dengan pukulan bassball serta memenggal kepala suaminya.
ia terus berlari menelusuri hutan dengan kapak masih tertancap di pinggangnya.
Pak Jordan terhenti karena di hadang oleh kepala yang menggelinding tepat di kakinya. 
tiba-tiba tubuh Pak Jordan tertelan oleh tanah dekat pohon yang menjulang tinggi dan menyisakan kepalanya. wajah lelaki tua yang tubuhnya sudah terbenam tanah itu sangat pucat dan hidungnya bercucuran banyak darah.
seketika pohon besar itu tumbang jatuh
ke arah kepalanya sampai kepala Pak Jordan pecah menjadi kepingan tertimpa pohon yang tumbang itu.

Selva terus mengendarai mobil hingga ia berhasil keluar dari jalur Villa. ia menuju daerah pemukiman penduduk dan turun dari mobil serta berteriak minta pertolongan di tengah warga yang asyik ronda malam. para warga yang berjumlah tujuh orang itu heran melihat Selva ia memberinya secangkir teh. Wanita ketakutan itu menjelaskan semua musibah yang menerpa dirinya sambil menangis sesunggukan. ia bercerita hingga nyaris matahari terbit, para warga itu melapor kepolisian serta orang bersangkutan lainnya. mereka semua menuju Villa misterius dengan Selva yang tadinya tidak mau mengantar karena merasa trauma. saat sampai di halaman villa para polisi menelusuri masuk ke dalam hutan para orang berseragam itu menemukan mayat dan gundukan Tanah seperti Kubutan. lalu mereka mengangkut tubuh kedua teman dan kekasih dari wanita malang itu dan menggali gundukan tanah. betapa terkejutnya ia menemukan tulang belulang yang terbungkus Kain Kafan yang telah hancur terurai tanah. ia menemukan fakta bahwa mayat yang terkubur itu adalah Pemilik Villa alias Bardo dan Istrinya yang di bunuh Oleh Pak Jordan. untuk menyembunyikan pembunuhan itu ia mengaku sebagai penjaga Villa ia memalsukan diri kepada orang orang yang menyewa villa disini sebagai adik dari pemilik rumah sewa itu. polisi masih terus menelusuri karena masih banyak gundukan tanah yang lain saat masuk lebih dalam ke hutan. 
para warga menebang pohon besar yang tumbang. mereka menemukan Ceceran darah dan otak saat berhasil menebang pohon itu menjadi beberapa bagian dan mengangkut tubuh mayat Pak Jordan yang terpendam tanah dengan menggalinya bersama. kondisi mayat itu sangat parah kareba kepalanya hancur berantakan.

Selva merasa takut dan trauma, ia menunggu seorang diri di dalam mobil polisi dan tak ingin keluar dari dalam mobil. tanpa sadar di sampingnya sesosok pocong sedang duduk makhluk menyeramkan itu mengarahkan wajahnya ke depan dengan tetesan darah dan belatung dari bibir yang sobek,
Sangat Mengerikan.

_The END_
Share This :

Related Post

avatar

Hanya disini semua permainan online bisa di mainkan dengan 1 userid saja loh
ada Togel Poker Sbobet Sabung Ayam Batu Goncang Tembak Ikan Slot
dan masih banyak games online betting lain nya yang bisa anda mainkan disini dengan modal 20rb saja
yukk segera daftar kan diri anda dan bergabung bersama kami hanya di DEWALOTTODOTME
dengan pelayanan Terbaik dan Terbonafit serta BO yang berpengalaman yuk segera bergabung.. bb 7BF59345

delete March 16, 2019 at 9:29 PM
avatar
ayu

Happy Weekend para member setia ARENADOMINO,
kali ini kami akan memberikan kepada kalian semua refrensi ,
untuk kalian yang mau mencari situs poker online hanya dengan 1 USER ID KALIAN BISA BERMAIN DI BANYAK GAME ,
kalian bisa bermain bersama ARENADOMINO,
karena ARENADOMINO adalah situs yang terpercaya dan juga situs yang memberikan kalian semua bonus yang besar ,
dan juga berapapun kemenangan yang kalian dapatkan akan di bayarkan lunas, Daftarkan diri kalian sekarang juga bersama ARENA-DOMINO.COM
Untuk keterangan lebih lanjut, segera hubungi kami di:
WA : [+855]964967353
Line: ARENA_01
Ayo tunggu apalagi !!

delete August 7, 2019 at 2:35 AM



sentiment_satisfied Emoticon