Gadis Sepenggal Malam

Kisah ini nyata dialami Bapaku sendiri saat menjadi Anggota ABRI. Malam itu seperti biasa Bapak Pulang Dinas bersama Kedua temanya mengendarai mobil jeep warna hijau, terlihat Bapak duduk di depan samping kemudi, di jok belakang ada teman Bapak Pak Andi. 

Gadis Sepenggal Malam

Suasana Jalanan begitu sunyi jalanan tampak basah karena habis turun hujan, sesekali terlihat sambaran kilat membelah langit, mobil jeep mereka terus melaju melintasi Rumah sakit Cipto mangunkusumo (RSCM) dari kejauhan Pak Pandu teman Bapak yg mengemudi melihat seorang wanita memakai gaun merah melambaikan sapu tangan menyetop mobil mereka, Pak Pandu teman Bapak hendak menghentikan mobil, bapak melarangnya karena merasa pastilah itu bukan wanita baik baik karena dandananya terlihat sexsi. 

Pak Pandu tidak memperdulikan peringatan Bapak, hingga ia menghentikan mobiknya tepat di depan gadis bergaun merah tersebut, bapak lalu membuka kaca. Om numpang dong mau Pulang, kata gadis bergaun merah itu, Bapak menatap tajam kearah wajah wanita itu, matanya terlihat aneh tidak seperti manusia biasa.

Bapak lalu turun dari mobil dan pindah ke jok belakang, wanita itu kemudian naik di depan, wajah Gadis itu sangat cantik dan sexi menebar aroma wangi yang menggoda. Dalam perjalanan wanita itu ngobrol dengan Pak Pandu, gadis gaun merah itu mengatakan ia berasal dari Kalimantan dan minta diantarkan di Jalan keramat, Pak Pandu sesekali tanganya nakal memegang paha gadis gaun merah itu, tapi gadis itu hanya tersenyum. Bapak yang duduk di belakang Pak Pandu merasa gelisah fan makin curiga dengan gadis itu karena bicaranya mulai melantur. 

Malam smakin dingin mobil terus melaju mencari alamat gadis gaun merah itu.

Bersambung
Share This :

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon